Laman

Senin, 18 Maret 2013

KLASIFIKASI SISTEM


A.    DETERMINISTIK SISTEM
Sistem dimana operasi-operasi (input/output) yang terjadi  didalamnya dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.
Contoh :
·         Program komputer, melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.
·         Sistem penggajian.
B.     PROBABILISTIK SISTEM
Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti; (Selalu ada sedikit kesalahan/penyimpangan terhadap ramalan jalannya sistem).
Contoh :
·         Sistem penilaian ujian
·         Sistem pemasaran.
C.     OPEN SISTEM
Sistem yang mengalami pertukaran energi, materi atau informasi dengan lingkungannya. Sistem ini cenderung memiliki sifat adaptasi, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya.
Contoh :
·         Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi.(Bisnis dalam menghadapi persaingan dari pasar yang berubah. Perusahaan yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir).
D.    CLOSED SISTEM
Sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut.
Contoh :
·         Reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.
E.     RELATIVELY CLOSED SISTEM
Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu .
Contoh :
·         Sistem komputer. (Sistem ini hanya menerima masukan yang telah ditentukan sebelumnya, mengolahnya dan memberikan keluaran yang juga telah ditentukan sebelumnya. tidak terpengaruh oleh gejolak di luar sistem).
F.      ARTIFICIAL SISTEM
Sistem yang meniru kejadian dalam alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya. Dengan kata lain tiruan yang ada di alam.
Contoh :
·         Sistem AI, yaitu program komputer yang mampu membuat komputer seolah-olah berpikir.
·         Sistem robotika.
·         Jaringan neutral network.
G.    NATURAL SISTEM
Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam.
Contoh : laut, pantai, atmosfer, tata surya, dll.
H.    MANNED SISTEM
Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikutsertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-cara sebagai berikut :
·         Sistem manusia-manusia : Sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia.
·         Sistem manusia-mesin : Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan.
·         Sistem mesin-mesin : Sistem yang otomatis dimana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem, sementara itu manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem. Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa aktifitas. Pengotomatisan ini menjadikan bertambah pentingnya konsep organisasi, dimana manusia dibebaskan dari tugas-tugas rutin atau tugas-tugas fisik yang berat.

Referensi:
http://blog.unm.ac.id/darwismatta/files/2010/06/Sistem-dan-Karakteristikx.doc

Kamis, 14 Maret 2013

Sosialisasi




            Sekolah SMA di Medan dan kuliah di Bekasi membuat saya sedikit tidak percaya diri untuk kuliah disini. Tapi dengan kemampuan saya mudah bersosialisasi, itu tidak terlalu sulit bagi saya. Saya akan tetap menjadi diri sendiri tanpa harus menutupi sifat saya sebenarnya. Lambat laun rasa tidak percaya diri saya semakin hilang, ini karena saya mempunyai teman yang mau menerima saya apa adanya.
            Walaupun kadang kala saya berbicara dengan mereka menggunakan bahasa daerah dan nada berbicaranya sedikit aneh, tapi mereka memaklumi itu semua. Dengan ilmu yang saya miliki selama di Medan pastinya berbeda dengan mereka yang sekolah disini. Setelah berjalan 1 semester selama kuliah, saya sangat puas dengan nilai saya. Ini semua karena saya berusaha untuk mengejar ketertinggalan saya dan teman-temanyang mau berbagi ilmunya kepada saya.
            Sampai saat ini teman saya semakin banyak, saya tidak pernah merasa sendiri lagi. Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman yang sudah mau berteman dan mempercayai saya. Semoga kita dijauhkan dari perselisihan. Amin..

Menjaga Kepercayaan




            Dasar dari saya kuliah bukan hanya mencari ilmu melainkan juga suatu kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk benar-benar menjalani semuanya. Dengan biaya yang tidak sedikit tentunya saya harus berusaha jangan ada sedikit pun kesalahan yang terjadi. Apalagi yang menguliahkan saya itu adalah orang lain, sudah seharusnya saya tidak merusak kepercayaanya.
            Saya sangat bersyukur bisa kuliah, karena saya ingin membuat kehidupan keluarga bisa lebih baik lagi. Apalagi saya anak pertama dari 3 bersaudara, yang nantinya akan menjadi tulang punggung keluarga. Saya akan terus berusaha dan berdoa agar saya dipermudah dalam menjalani hidup ini.
            Walaupun orang yang menguliahkan saya berbeda agama, tapi saya akan terus berdoa untuknya agar usahanya lancar dan selalu diberi kesehatan. Tidak hanya dikuliahkan saja saya, tapi juga diberi tempat tinggal yang semua fasilitas dan sarana transportasi juga diberikan. Selain itu ayah saya juga diber pekerjaan yang layak dan ringan.

Susah dan Senang Hidup di Kota Metropolitan



           Sebagai seorang perantau tidaklah mudah, apa lagi jika di kota metropolitan. Persaingan hidup sangat ketat, selain itu juga pengaruh pergaulan yang sangat mengerikan. Saya yang sudah hampir 3 tahun tinggal di kota ini sudah banyak melihat kehidupan yang sebenarnya sangat memprihatinkan. Seperti cara orang-orang bekerja yang tidak mengenal waktu, demi untuk mencukupi kebutuhan keluarganya harus bekerja dari pagi sampai pagi lagi. Biaya hidup yang mahal dan lapangan kerja yang terbatas menjadi salah satu kendalanya.
          Sebagai contoh dilingkungan rumah saya, bekerja memotong kardus dari bahan plastic yang dihargai 1 kg sebesar Rp.400,-. Sehari hanya mendapatkan 50 kg karena terbatasnya bahan dan orang yang bekerja juga banyak, jadi harus dibagi-bagi. Dengan pendapatan Rp.20.000,-/hari mereka harus membagi-bagi uang tersebut untuk bisa membayar uang sewa rumah dan kebutuhan sehari-hari.
      Sudah banyak kejadian criminal diakibatkan kebutuhan ekonomi yang tidak cukup, selain itu juga banyak orang yang menjadi stress oleh himpitan ekonomi. Beruntung sekali bagi orang yang hidupnya penuh kecukupan, cukup dengan mengatur keuangannya dengan baik maka hidupnya tidak akan mengalami kesusahan. 
       Bagi yang mempunyai banyak uang pasti hidup di kota metropolitan sangat menyenangkan. Semua kebutuhan hidup sudah tersedia disini, kualitasnya bagus semua. Fasilitas dan sarana yang baik menjadi daya tarik bagi semua orang ingin hidup di kota metropoliatan. Tanpa tahu dibalik itu semua ada resiko yang pasti akan terjadi.

Pengalaman Pertama Naik Kereta Api



            Belum lama ini saya naik kereta api untuk pertama kalinya. Saat itu saya ingin pergi mengikuti seminar yang diadakan dikampus. Saya tidak hanya sendiri pergi kesana melainkan dengan teman-teman sekelas juga. Karena jadwal seminar diadakannya pagi, maka saya pun harus berangkat lebih cepat untuk menuju ke stasiun agar tidak ketinggalan kereta
   Waktu kedatangan kami ternyata tepat waktu dengan waktu seminarnya. Sehingga kami langsung masuk ke ruangan seminar tersebut. Sekitar 3 jam kami mengikuti seminar tersebut, setelah selesai mengikuti seminar kami pun makan bersama disebuah tempat makan disekitar kampus.
Hari juga semakin siang, kami pun bergegas untuk kembali pulang. Kebetulan sekali jarak stasiun dengan kampus dekat, jadi kami tidak perlu waktu lama untuk menuju kestasiun. Sesampainya di stasiun tempat kami berangkat, kami pun pulang kerumah masing-masing dengan selamat. Ternyata kesan saya naik kereta sangat menyenangkan. Saya tidak perlu kecapekan menempuh perjalanan sekitar 90 menit karena saya hanya duduk saja. Tidak seperti yang saya lakukan sebelumya dengan menaiki motor, sudah macet ditambah lagi kecapekan membawa motor.